Cek Tarif Tol

Perbaikan Tol Jagorawi dan JORR 19-26 Oktober 2026

Jasa Marga merekonstruksi perkerasan dan memperbaiki jembatan di Jagorawi, JORR E, dan JORR Ulujami-Pondok Aren, 19-26 Oktober 2026. Cek titik KM dan jadwalnya.

Perbaikan Tol Jagorawi dan JORR 19-26 Oktober 2026

Pengguna jalan tol di kawasan Jabodetabek perlu memperbarui rencana perjalanan pada pekan ini. PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division melaksanakan rekonstruksi perkerasan jalan dan perbaikan jembatan di tiga ruas tol sekaligus, yakni Tol Jagorawi, JORR E, dan JORR Ulujami-Pondok Aren, pada 19 hingga 26 Oktober 2026. Keterangan resmi Jasa Marga ini dikutip Majalah Lintas pada Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 14.25 WIB.

Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, menjelaskan bahwa pekerjaan dijadwalkan bertahap di setiap titik. “Pekerjaan pemeliharaan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kualitas perkerasan jalan tol agar tetap mendukung mobilitas pengguna jalan,” ujarnya melalui keterangan resmi tersebut.

Bagi komuter Jabodetabek, ketiga ruas itu menampung pergerakan harian dalam volume besar: Jagorawi melayani koridor Jakarta-Depok-Bogor-Ciawi, JORR E menjadi bagian lingkar luar di sisi timur, dan JORR Ulujami-Pondok Aren menghubungkan Pondok Aren dengan Ulujami serta Jakarta Selatan. Karena itu, penutupan satu lajur di titik mana pun cukup untuk memicu antrean pada jam berangkat dan jam pulang kerja.

Gelombang ini merupakan lanjutan dari jadwal 11-19 Oktober 2026 yang mencakup Jagorawi, JORR W2S, dan JORR E. Titik, lajur, serta jamnya berbeda, sehingga jadwal lama tidak bisa dipakai sebagai acuan pekan ini. Rinciannya dapat Anda baca pada artikel perbaikan Tol Jagorawi dan JORR 11-19 Oktober 2026. Sebelum berangkat, periksa tarif terkini lewat kalkulator tarif tol.

Jadwal dan Titik Pekerjaan 19-26 Oktober 2026

Ada lima kelompok pekerjaan: empat rekonstruksi perkerasan dan satu perbaikan jembatan. Jendela waktunya tidak seragam, sebagian dimulai pagi, sebagian malam, dan sebagian mengambil slot akhir pekan. Pada 23-26 Oktober 2026, pekerjaan lajur 2 JORR E dan lajur 1 JORR Ulujami-Pondok Aren berjalan bersamaan, tepat setelah pekerjaan lajur 1 JORR E ditutup Jumat, 23 Oktober pukul 05.00 WIB.

RuasLokasi/KMLajurJadwalKeterangan
Tol Jagorawi (arah Jakarta)KM 35+670 s.d. KM 35+540Lajur 1Selasa, 20 Okt 10.00 WIB - Kamis, 22 Okt 05.00 WIBRekonstruksi perkerasan jalan
Tol Jagorawi (arah Ciawi)KM 33+200Lajur 1 dan lajur 2Senin, 19 Okt 22.00 WIB - Sabtu, 24 Okt 05.00 WIBPerbaikan jembatan
JORR E (arah Rorotan)KM 39+720 s.d. KM 39+900 (tiga titik) dan KM 40+270 s.d. KM 42+740 (dua titik), termasuk bahu luar KM 40+270 s.d. KM 40+275Lajur 1Senin, 19 Okt 09.00 WIB - Jumat, 23 Okt 05.00 WIBRekonstruksi perkerasan dan perbaikan bahu luar
JORR E (arah Rorotan)KM 34+020 s.d. KM 34+125 dan KM 38+445 s.d. KM 39+950 (lima titik pekerjaan)Lajur 2Jumat, 23 Okt 21.00 WIB - Senin, 26 Okt 05.00 WIBRekonstruksi perkerasan, lima titik
JORR Ulujami-Pondok Aren (arah Ulujami)KM 02+200 s.d. KM 02+130Lajur 1Jumat, 23 Okt 21.00 WIB - Senin, 26 Okt 05.00 WIBRekonstruksi perkerasan

Jam di atas adalah waktu mulai dan selesai pekerjaan, bukan durasi penutupan lajur secara terus-menerus. Lajur yang dikerjakan ditutup sementara, lalu pekerjaan bergeser ke titik berikutnya, sehingga kepadatan berpindah-pindah.

Tol Jagorawi: Rekonstruksi Perkerasan dan Perbaikan Jembatan

Dua pekerjaan di Jagorawi punya karakter berbeda: satu menyasar permukaan jalan, satu menyasar struktur jembatan yang menutup dua lajur sekaligus.

Rekonstruksi Perkerasan Lajur 1 di KM 35+670

Rekonstruksi perkerasan arah Jakarta berlangsung pada lajur 1 di KM 35+670 sampai KM 35+540, mulai Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB hingga Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB. Panjang segmen sekitar 130 meter, dan penomoran KM yang menurun menandakan segmen ini berada di lajur arah Jakarta.

Waktu mulai pukul 10.00 WIB dipilih setelah puncak keberangkatan pagi mereda, dan pekerjaan berakhir Kamis dini hari sebelum arus pagi berikutnya padat. Bagi pengendara sore, Selasa dan Rabu sore menjadi periode yang paling perlu diantisipasi.

Perbaikan Jembatan KM 33+200 Arah Ciawi

Perbaikan jembatan pada lajur 1 dan lajur 2 di KM 33+200 arah Ciawi berlangsung sejak Senin, 19 Oktober 2026 pukul 22.00 WIB hingga Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB. Ini jendela pekerjaan terpanjang pada gelombang kali ini, mencakup lima malam penuh dan berakhir Sabtu dini hari.

Karena dua lajur dikerjakan bersamaan, sisa kapasitas di segmen jembatan lebih sempit dibanding titik rekonstruksi di KM 35+670. Pengendara arah Ciawi, termasuk yang menuju Bogor pada malam hari, perlu memperhitungkan antrean sebelum titik pekerjaan; pekerjaan struktur juga biasanya melibatkan peralatan di sisi jalan sehingga ruang gerak kendaraan lebih terbatas.

Pekerjaan ini berjalan pada malam hingga dini hari, saat jarak pandang menurun. Kurangi kecepatan lebih awal, bukan mendadak di depan cone pembatas, dan jaga jarak aman lebih besar dari biasanya.

JORR E: Pekerjaan Bergilir di Lajur 1 lalu Lajur 2

Di JORR E arah Rorotan, pekerjaan dibagi dua tahap: lajur 1 lebih dulu, lalu lajur 2. Pola ini menjaga agar selalu ada lajur yang bisa dilalui kendaraan.

Tahap Lajur 1: 19-23 Oktober 2026

Tahap pertama berlangsung sejak Senin, 19 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB hingga Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB. Titiknya KM 39+720 sampai KM 39+900 dengan tiga titik pekerjaan, KM 40+270 sampai KM 42+740 dengan dua titik, ditambah perbaikan bahu luar KM 40+270 sampai KM 40+275.

Rentang KM 40+270 hingga KM 42+740 adalah segmen terpanjang, sekitar 2,4 kilometer dengan dua area kerja. Pengendara bisa menemui lebih dari satu titik dalam satu lintasan, jadi jangan hanya bersiap untuk satu area kerja. Perbaikan bahu luar memang hanya lima meter, tetapi bahu adalah ruang menepi kendaraan bermasalah; ketika ditutup, penanganan gangguan bisa memakan waktu lebih lama.

Tahap Lajur 2: 23-26 Oktober 2026

Setelah tahap lajur 1 selesai Jumat, 23 Oktober pukul 05.00 WIB, pekerjaan berpindah ke lajur 2 pada Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB hingga Senin, 26 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB. Titiknya lima pekerjaan di KM 34+020 sampai KM 34+125 dan KM 38+445 sampai KM 39+950.

Dua hal membuat tahap ini layak diperhatikan. Pertama, pekerjaan melintasi akhir pekan ketika volume kendaraan non-harian meningkat. Kedua, jendelanya pendek, sekitar dua setengah hari, tetapi mencakup lima titik sekaligus. Jeda antar tahap pun hanya sekitar 16 jam, sehingga tidak ada periode benar-benar bebas pekerjaan di JORR E sepanjang 19-26 Oktober 2026; yang berubah hanya lajur yang terdampak.

JORR Ulujami-Pondok Aren: Lajur 1 Arah Ulujami

Ruas ketiga adalah JORR Ulujami-Pondok Aren, dengan rekonstruksi perkerasan pada lajur 1 di KM 02+200 sampai KM 02+130 arah Ulujami. Jadwalnya Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB hingga Senin, 26 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB, bersamaan persis dengan tahap lajur 2 JORR E.

Secara panjang, segmen ini hanya sekitar 70 meter, jauh lebih pendek dibanding segmen di Jagorawi maupun JORR E. Namun panjang yang pendek tidak otomatis berarti dampak kecil. Pada ruas bervolume tinggi, titik penyempitan beberapa puluh meter tetap bisa menimbulkan antrean panjang karena kendaraan harus bergantian masuk ke lajur yang tersisa.

Pilihan jadwal akhir pekan juga perlu dibaca cermat. Pekerjaan dimulai Jumat malam, saat arus menuju kawasan Pondok Aren masih tinggi. Bagi warga yang beraktivitas di Jakarta Selatan atau Ulujami dan tinggal di sisi Pondok Aren, Jumat malam adalah waktu yang paling perlu diperhitungkan, disusul Sabtu dan Minggu malam.

Dampak Lalu Lintas dan Jam Rawan

Dampaknya bersifat kualitatif: kapasitas ruas berkurang di titik pekerjaan, kecepatan rata-rata arus menurun, dan antrean terbentuk di belakang area kerja. Pada ruas dengan tiga lajur per arah, penutupan satu lajur memangkas kapasitas sekitar sepertiga, tetapi penurunan kecepatan biasanya lebih besar dari proporsi itu karena lajur 1 yang ditutup adalah lajur tepi yang biasa dipakai kendaraan lambat.

Jam rawan tetap sama seperti hari biasa: pagi pukul 06.00-09.00 WIB untuk arus berangkat, dan sore pukul 16.00-19.00 WIB untuk arus pulang. Ketika area kerja aktif pada jam tersebut, waktu tempuh tambahan cukup terasa, terutama di JORR E yang menampung arus dari beberapa koridor.

  • Perlambatan mendadak di depan area kerja, terutama bila pengendara baru menyadari penutupan lajur pada jarak dekat.
  • Antrean berpindah mengikuti pergeseran titik pekerjaan, sehingga kepadatan tidak selalu di lokasi yang sama.
  • Efek berantai ke ruas lain, karena Jagorawi dan JORR terhubung dengan Tol Dalam Kota, JORR W2S, serta jaringan menuju Bekasi dan Tangerang.
  • Ruang menepi berkurang di sekitar bahu luar yang ditutup, sehingga penanganan kendaraan bermasalah bisa lebih lama.
  • Kepadatan akhir pekan di JORR E dan JORR Ulujami-Pondok Aren, akibat pekerjaan yang berjalan Jumat malam hingga Senin dini hari.

Untuk memperkirakan beban biaya di tengah ketidakpastian waktu tempuh, Anda bisa mengecek tarif tol yang berlaku sebelum menentukan rute.

Rute Alternatif dan Strategi Mengatur Jam Berangkat

Tidak semua perjalanan bisa dialihkan, tetapi hampir selalu ada penyesuaian yang masuk akal.

Untuk Tol Jagorawi. Pengendara yang menuju Bogor atau Ciawi dapat mempertimbangkan jalur arteri Cibinong atau Ciawi sebagai penyeimbang, terutama bila area kerja di KM 33+200 terlihat padat. Konsekuensinya, waktu tempuh di arteri juga bisa bertambah. Jika tetap memilih tol, berangkat lebih awal pada sore hari atau menunda hingga setelah pukul 19.00 WIB biasanya lebih longgar.

Untuk JORR E. Alternatif yang paling sering dipakai adalah mengalihkan perjalanan ke JORR W2S atau memanfaatkan Tol Dalam Kota bila tujuan akhir berada di sisi barat atau tengah Jakarta. Rute ini tidak selalu lebih cepat, tetapi membantu menghindari penumpukan area kerja di sisi timur. Bagi yang tujuan akhirnya di sekitar Rorotan atau Cikunir, keluar lebih awal lalu meneruskan perjalanan melalui arteri bisa menjadi opsi.

Untuk JORR Ulujami-Pondok Aren. Jalan Raya Pondok Aren adalah jalur alternatif paling langsung. Ruas ini melayani kawasan padat sehingga kecepatan rata-rata tidak tinggi, tetapi setidaknya Anda tidak terjebak di belakang area kerja yang menyempitkan lajur tol.

Soal jam berangkat, hindari pertemuan antara puncak arus dan area kerja. Pada hari kerja, berangkat sebelum pukul 06.00 WIB atau setelah pukul 09.00 WIB memberi ruang lebih besar, sedangkan perjalanan pulang lebih longgar bila ditunda hingga setelah pukul 19.00 WIB. Pada akhir pekan, berangkat sebelum pukul 08.00 WIB lebih baik daripada bertolak siang karena area kerja di JORR E dan JORR Ulujami-Pondok Aren aktif sejak Jumat malam.

Tips Antisipasi bagi Pengguna Jalan

SituasiYang Sebaiknya Dilakukan
Melintas Jagorawi arah Jakarta pada 20-22 OktoberBerangkat sebelum pukul 06.00 WIB atau setelah pukul 09.00 WIB, kurangi kecepatan sejak melihat rambu area kerja
Melintas Jagorawi arah Ciawi pada malam hari, 19-24 OktoberWaspadai dua lajur yang dikerjakan di KM 33+200, jaga jarak aman lebih besar, siapkan opsi keluar sebelum titik pekerjaan
Melintas JORR E arah Rorotan pada 19-23 OktoberPerhitungkan beberapa titik pekerjaan dalam satu lintasan, jangan hanya bersiap untuk satu area kerja
Melintas JORR E pada 23-26 OktoberCek kondisi lalu lintas sebelum berangkat, karena pekerjaan bergeser ke lajur 2 hingga Senin dini hari
Menuju Ulujami dari arah Pondok Aren pada 23-26 OktoberPertimbangkan Jalan Raya Pondok Aren bila antrean di lajur 1 tol terpantau panjang
Saldo e-toll menipisIsi ulang sebelum masuk tol agar tidak menambah antrean di gerbang saat lajur menyempit
Hujan deras di sekitar area kerjaKurangi kecepatan, nyalakan lampu, hindari berpindah lajur mendadak di titik penyempitan
Kendaraan bermasalah di sekitar area kerjaNyalakan lampu hazard, menepi seaman mungkin, hubungi layanan darurat tol melalui One Call Center 133

FAQ

1. Kapan perbaikan Tol Jagorawi dan JORR 19-26 Oktober 2026 berlangsung?

Pekerjaan berlangsung pada 19 hingga 26 Oktober 2026, dengan jendela waktu berbeda di setiap titik. Pekerjaan paling awal dimulai Senin, 19 Oktober pukul 09.00 WIB di JORR E, sedangkan yang paling akhir selesai Senin, 26 Oktober pukul 05.00 WIB.

2. Ruas tol mana saja yang dikerjakan?

Ada tiga ruas: Tol Jagorawi, JORR E arah Rorotan, dan JORR Ulujami-Pondok Aren arah Ulujami. Pekerjaannya mencakup rekonstruksi perkerasan jalan dan perbaikan jembatan.

3. Apakah lajur ditutup total selama pekerjaan?

Tidak. Lajur atau akses yang menjadi objek pekerjaan ditutup sementara, sedangkan pengguna jalan masih dapat melintas melalui lajur lain yang tersedia. Penutupan bersifat situasional dan mengikuti kebutuhan di lapangan.

4. Jam berapa pekerjaan di Tol Jagorawi dilaksanakan?

Rekonstruksi perkerasan di KM 35+670 sampai KM 35+540 arah Jakarta berlangsung Selasa, 20 Oktober pukul 10.00 WIB hingga Kamis, 22 Oktober pukul 05.00 WIB. Perbaikan jembatan di KM 33+200 arah Ciawi berlangsung Senin, 19 Oktober pukul 22.00 WIB hingga Sabtu, 24 Oktober pukul 05.00 WIB.

5. Apakah JORR E ditutup sepanjang 19-26 Oktober 2026?

Tidak ditutup total, tetapi ada pekerjaan bergilir hampir sepanjang periode. Lajur 1 dikerjakan 19-23 Oktober 2026, lalu pekerjaan berpindah ke lajur 2 pada 23-26 Oktober 2026, dengan jeda antar tahap hanya sekitar 16 jam.

6. Apa tujuan pekerjaan ini?

Rekonstruksi perkerasan dan perbaikan jembatan merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas jalan tol agar sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Kesimpulan

Perbaikan jalan dan jembatan di tiga ruas ini pada 19-26 Oktober 2026 perlu disikapi dengan penyesuaian, bukan kepanikan. Lima kelompok pekerjaan tersebar dari Jagorawi KM 35+670 dan KM 33+200, JORR E arah Rorotan, hingga JORR Ulujami-Pondok Aren, masing-masing dengan jendela waktu berbeda.

Kuncinya tiga. Kenali titik dan jam pekerjaan pada rute Anda, karena jadwal setiap ruas tidak seragam. Sesuaikan jam berangkat agar tidak bertemu puncak arus pagi atau sore di area kerja. Siapkan rute alternatif sejak sebelum berangkat, bukan setelah terjebak antrean. Bagi yang melewati lebih dari satu ruas, ingat bahwa pekerjaan di JORR E dan JORR Ulujami-Pondok Aren bertumpuk pada 23-26 Oktober 2026.

Sebelum berangkat, periksa besaran tarif melalui kalkulator tarif tol cektol.id agar anggaran perjalanan tetap terkendali bila waktu tempuh bertambah. Perencanaan biaya yang rapi membuat perjalanan terasa lebih tenang, termasuk saat melewati area kerja di tengah arus padat.

Informasi Terkait

Sumber

Sponsored

← Kembali ke semua artikelCek tarif tol →
Iklan