Tol Akses Bandara Sepinggan ke IKN: Progres 34,5% 2026
Kabar pembangunan infrastruktur dari Kalimantan Timur kembali mencuri perhatian. Proyek Tol Sepinggan Paket 1B yang menghubungkan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dengan Simpang Susun Akses Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) dilaporkan telah menembus progres konstruksi 34,5 persen per pertengahan Oktober 2026. Angka ini disampaikan oleh Corporate Secretary PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), Ngatemin, dalam keterangan resmi yang dikutip pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Ruas ini menjadi salah satu mata rantai penting dalam jaringan jalan tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Bagi masyarakat Balikpapan maupun pengguna tol Trans Kalimantan, kehadiran tol ini diyakini bakal mengubah pola perjalanan dari dan menuju bandara, sekaligus membuka koridor ekonomi baru di kawasan timur Kalimantan. Sebelum membahas lebih dalam, Anda bisa memperkirakan anggaran perjalanan melalui kalkulator tarif tol cektol.id agar setiap rencana perjalanan lintas Kalimantan semakin terukur.
Apa Itu Tol Sepinggan Paket 1B?
Tol Sepinggan Paket 1B adalah bagian dari rangkaian Jalan Tol IKN Seksi 1B, yang dirancang untuk menyambungkan kawasan Bandara Sepinggan dengan jaringan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam). Dengan kata lain, ruas ini berfungsi sebagai “pintu masuk” dari sisi udara menuju kawasan inti IKN, sehingga perjalanan dari bandara tidak lagi harus melewati jalan arteri yang padat.
Proyek ini dikerjakan dengan skema konsorsium yang melibatkan sejumlah badan usaha milik negara di sektor konstruksi, dengan WIKA sebagai salah satu pelaksana utama. Nilai kontraknya tercatat sekitar Rp3,75 triliun (termasuk PPN) dengan masa pelaksanaan terbatas. Lingkup pekerjaan mencakup jalan utama, struktur viaduct sepanjang kurang lebih 4 kilometer, ramp (jalan penghubung) sekitar 8 kilometer, serta lima unit jembatan. Sejumlah struktur utama kini mendekati tahap akhir penyelesaian, seperti overpass pertama yang sudah menyentuh 97,6 persen dan area ramp persimpangan yang secara umum telah melampaui 94 persen.
Dari total 15 segmen yang digarap, WIKA melaporkan telah menuntaskan lima segmen penuh, termasuk selesainya perkerasan beton di Ramp 4 serta penanganan lereng jalan utama. Capaian ini menempatkan Tol Sepinggan pada jalur yang tepat menuju target penyelesaian yang ditetapkan, yaitu sekitar Juli 2028.
Progres Terkini dan Target Penyelesaian
Per Oktober 2026, progres fisik proyek berada di angka 34,5 persen, lebih tinggi dibanding capaian sebelumnya pada tahap-tahap awal konstruksi. Ngatemin menyebut capaian tersebut merupakan bukti komitmen WIKA dalam menjaga mutu pekerjaan, keselamatan, dan ketepatan waktu. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pengerjaan fisik di lapangan agar penuntasan proyek berjalan sesuai jadwal.
Akselerasi proyek ini sejalan dengan agenda pembangunan pemerintah untuk mendorong pemerataan serta memperkuat integrasi koridor ekonomi di Kalimantan Timur. Selain itu, WIKA menerapkan sejumlah teknologi modern agar pekerjaan lebih presisi dan efisien, antara lain Building Information Modelling (BIM), survei GNSS berbasis GPS real-time, fotogrametri drone, hingga pemanfaatan LIDAR untuk pengambilan data lapangan. Pendekatan ini memudahkan pengendalian mutu, terutama untuk struktur elevated yang dibangun di atas lajur tol yang sudah beroperasi.
Perlu dicatat, Tol Sepinggan hanyalah satu potongan dari jaringan besar menuju IKN. Ruas lain seperti Tol IKN Balikpapan–Samarinda juga tengah dikebut, dengan sejumlah seksi sudah selesai dan sebagian difungsionalkan pada momen libur panjang. Sementara itu, ruas yang sudah lebih matang seperti Tol Balikpapan–Samarinda kini menjadi tulang punggung lalu lintas Kalimantan Timur dan rujukan tarif bagi calon pengguna.
Manfaat bagi Pengguna Jalan
Kehadiran Tol Sepinggan membawa sejumlah manfaat nyata bagi pengguna jalan dan masyarakat luas, antara lain:
- Memangkas waktu tempuh hingga sekitar 50 menit. Perjalanan dari Bandara Sepinggan menuju kawasan inti IKN akan jauh lebih singkat karena tidak lagi harus berkeliling melalui jalan arteri Balikpapan yang kerap macet.
- Mempercepat konektivitas Balikpapan–IKN–Samarinda. Tol ini melengkapi jaringan yang menghubungkan tiga kota besar Kalimantan Timur, memperkuat integrasi kawasan.
- Mendukung logistik dan perekonomian. Akses yang cepat dari bandara ke IKN mempermudah distribusi barang serta mendukung tumbuhnya sektor jasa, pariwisata, dan properti di sekitar koridor.
- Mengurangi kemacetan jalan perkotaan. Sebagian beban lalu lintas dari dan menuju bandara dapat dialihkan ke tol, sehingga ruas jalan nasional di Balikpapan lebih lega.
Bagi yang ingin merencanakan perjalanan lintas pulau, membandingkan gambaran biaya di wilayah luar Jawa bisa membantu. Anda dapat membaca panduan tarif tol di luar Jawa 2026 untuk memahami rentang tarif di Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.
Yang Perlu Dicermati Sebelum Tarif Diberlakukan
Meski konstruksi berjalan, besaran tarif Tol Sepinggan resmi belum diumumkan. Penetapan tarif biasanya mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum setelah ruas dinyatakan memenuhi uji laik fungsi dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Sebagai gambaran, tarif tol di Kalimantan umumnya berada dalam rentang yang sebanding dengan ruas tol baru di luar Jawa, dengan penyesuaian berdasarkan golongan kendaraan.
Ada pula aspek lingkungan yang menjadi perhatian dalam pembangunan jaringan tol Balikpapan–IKN, khususnya pada seksi yang berbatasan dengan Hutan Lindung Sungai Wain — kawasan hutan yang menjadi habitat bagi sejumlah satwa dilindungi. Karena itu, proyek menuntut pengelolaan lingkungan yang ketat, termasuk penyediaan koridor satwa dan pemantauan dampak konstruksi.
Untuk Anda yang kerap menempuh perjalanan jauh, memastikan saldo dan kartu e-toll dalam kondisi baik menjadi langkah awal yang penting. Pantau terus perkembangan ruas tol baru, termasuk pembaruan tarif, melalui fitur cek tarif tol di situs ini agar setiap perjalanan tetap efisien dan hemat.
Kesimpulan
Tol Sepinggan Paket 1B mencatat progres 34,5 persen per Oktober 2026 dan ditargetkan rampung sekitar Juli 2028. Ruas ini akan menghubungkan Bandara Sepinggan dengan jaringan Tol Balikpapan–Samarinda sekaligus mempercepat akses menuju kawasan inti IKN, dengan potensi penghematan waktu hingga sekitar 50 menit. Kehadirannya menjadi bagian penting dari upaya memperkuat konektivitas dan koridor ekonomi di Kalimantan Timur, melengkapi sejumlah ruas yang sudah lebih dulu beroperasi. Pantau terus cektol.id untuk update tarif dan progres tol terbaru, dan jangan lupa cek tarif tol sebelum berangkat agar perjalanan Anda lebih nyaman, aman, dan hemat.



