Tol Sibanceh Seksi 1 Dibuka Kembali Usai ULFO
Kabar baik bagi pengguna Jalan Tol Trans Sumatera di Provinsi Aceh. Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 ruas Padang Tiji–Seulimeum resmi kembali dibuka secara fungsional pada Sabtu, 12 September 2026, setelah sebelumnya ditutup sementara selama pelaksanaan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada 9–11 September 2026. Plt Regional Head Sumatera Bagian Utara PT Hutama Karya (Persero), Taufiq Hidayat, menyampaikan bahwa ruas sepanjang sekitar 25 kilometer tersebut sudah dapat dilintasi kembali oleh masyarakat.
Penutupan sementara pada awal pekan lalu bukanlah kabar buruk. Justru sebaliknya, proses ULFO merupakan tahapan wajib yang menandakan ruas ini semakin dekat dengan status operasional penuh. Sebelumnya, Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum telah beroperasi secara fungsional sejak 24 Desember 2025 untuk mendukung mobilitas masyarakat, termasuk pemulihan pascabencana di Aceh. Kini, setelah rangkaian pengujian selesai, tinggal menunggu Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari pemerintah agar ruas dapat beroperasi secara resmi — awalnya tanpa tarif, kemudian baru diberlakukan tarif sesuai ketentuan.
Artikel ini akan mengulas detail hasil ULFO, aspek-aspek yang diuji, langkah menuju operasi penuh dan tarif resmi, serta manfaatnya bagi masyarakat Aceh. Sebelum berencana bepergian, jangan lupa gunakan kalkulator cek tarif tol untuk memperkirakan biaya perjalanan sesuai golongan kendaraan Anda.
ULFO Selesai, Ruas Kembali Dibuka Fungsional
Pelaksanaan ULFO Seksi 1 Sibanceh berlangsung selama tiga hari, 9–11 September 2026, oleh PT Hutama Karya bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri. Penutupan sementara pengoperasian fungsional dilakukan berdasarkan persetujuan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ni Komang Rasminiati melalui surat tertanggal 7 September 2026, agar seluruh pemeriksaan dapat berjalan maksimal tanpa tercampur arus lalu lintas.
Setelah seluruh rangkaian pengujian tuntas, Hutama Karya membuka kembali ruas tersebut secara fungsional mulai 12 September 2026. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menegaskan bahwa ULFO merupakan tahapan krusial dalam penyelesaian Jalan Tol Sibanceh.
“Pelaksanaan ULFO pada Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum merupakan tahapan krusial untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum dioperasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.”
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan standar teknis, persyaratan laik fungsi dan operasi, serta aspek keselamatan dan kualitas jalan tol terpenuhi. Artinya, setelah uji ini, pengendara dapat lebih tenang karena kelayakan jalan telah diverifikasi langsung oleh pemerintah dan aparat penegak hukum. Informasi lengkap soal konteks penutupan sebelumnya dapat Anda baca pada artikel Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 Ditutup 9-11 September untuk Uji Laik Fungsi.
Aspek yang Diuji: Teknis hingga Star Rating Keselamatan
ULFO bukan sekadar pemeriksaan fisik jalan. Menurut informasi yang dihimpun dari pemberitaan media, pengujian mencakup sejumlah aspek penting, antara lain:
- Geometri jalan — kemiringan, tikungan, dan desain alinyemen sesuai standar.
- Kekuatan perkerasan — daya dukung struktur jalan terhadap beban kendaraan.
- Drainase dan pengendalian air — sistem pembuangan air agar tidak terjadi genangan.
- Marka dan rambu — kelengkapan serta keterbacaan rambu lalu lintas.
- Penerangan jalan umum (PJU) — kondisi lampu penerangan di titik-titik yang dibutuhkan.
- Perlengkapan pengaman — pagar pengaman, guardrail, dan perangkat keselamatan lainnya.
- Sistem pemungutan tarif — kelayakan gerbang tol dan peralatan transaksi.
- Sistem komunikasi dan informasi — kelancaran telekomunikasi serta variable message sign.
Yang menarik, ULFO kali ini juga mencakup penilaian keselamatan jalan menggunakan pendekatan Star Rating atau pemeringkatan bintang, sebuah metode berstandar internasional untuk menilai risiko kecelakaan. Penilaian mencakup desain geometrik, tikungan, jarak pandang, pencahayaan, marka, rambu, hingga kualitas dan penempatan perangkat pengaman jalan. Semakin tinggi peringkat bintang yang diperoleh, semakin baik kemampuan infrastruktur dalam mengurangi risiko kecelakaan fatal bagi pengguna jalan.
Menuju Operasi Penuh dan Tarif Resmi Sibanceh
Langkah selanjutnya setelah ULFO adalah penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO). Begitu sertifikat terbit, ruas Seksi 1 dapat memasuki tahap pengoperasian resmi. Sesuai pola yang umum berlaku di jalan tol baru, pada tahap awal ruas direncanakan dapat digunakan tanpa tarif sebelum nantinya diberlakukan tarif sesuai keputusan pemerintah.
Jalan Tol Sigli–Banda Aceh sendiri memiliki panjang total sekitar 74 kilometer dan merupakan bagian penting dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera yang membentang dari Lampung hingga Aceh. Tersambungnya seluruh seksi Sibanceh akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan efisiensi distribusi logistik, mendukung sektor pariwisata, serta menghadirkan akses antarwilayah di Aceh yang lebih cepat dan efisien.
Perjalanan dari Sigli menuju Banda Aceh dan sebaliknya akan semakin singkat dan nyaman. Untuk memahami posisi ruas ini dalam jaringan tol nasional, baca juga Tol Trans Sumatera Lampung–Aceh Terhubung 2028. Jika Anda berencana melintasi ruas lain yang sudah bertarif, gunakan cek tarif tol untuk menghitung total biaya perjalanan Anda.
Manfaat dan Tips Persiapan Perjalanan
Dengan kembali dibukanya Seksi 1 secara fungsional, masyarakat Aceh yang hendak bepergian dari Sigli ke Banda Aceh (atau sebaliknya) mendapat jalur alternatif yang lebih cepat dibandingkan jalan arteri. Namun, karena ruas masih berstatus fungsional, perhatikan beberapa hal berikut:
- Patuhi batas kecepatan dan rambu sementara di area yang masih dalam penyempurnaan.
- Siapkan saldo uang elektronik yang cukup, meskipun ruas ini belum bertarif — kebiasaan ini penting saat tarif resmi nanti diberlakukan.
- Periksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, terutama rem, ban, dan lampu.
- Pantau informasi resmi Hutama Karya dan BPJT untuk perkembangan status operasional terbaru.
Bagi Anda yang sering menempuh perjalanan jarak jauh via tol, simak juga tips menghemat biaya di artikel Strategi Hemat Biaya Tol Jarak Jauh agar pengeluaran perjalanan tetap terkendali.
Kesimpulan
Tol Sibanceh Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum resmi kembali dibuka secara fungsional pada 12 September 2026 setelah pelaksanaan ULFO pada 9–11 September 2026. Pengujian yang melibatkan Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri tersebut memastikan kelayakan teknis, operasional, dan keselamatan jalan sebelum ruas beroperasi penuh. Setelah Sertifikat Laik Operasi terbit, ruas ini akan dioperasikan tanpa tarif terlebih dahulu sebelum akhirnya diberlakukan tarif resmi sebagai bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera di Aceh. Pantau terus perkembangan terbaru di cektol.id dan gunakan kalkulator cek tarif tol sebelum setiap perjalanan agar biaya perjalanan Anda selalu akurat.



